Rabu, 26 Juni 2013

JADILAH SEORANG GURU


             BELAJAR DAN MENGAJAR ADALAH PEKERJAAN MULIA

                
              Belajar dan mengajar adalah suatu kesatuan kata yang sulit dipisahkan satu sama lain..belajar adalah suatu hal yang kita peroleh untuk menambah khasanah pengetahuan atau menambah wawasan secara intern pribadi, dan hasil belajar akan diproses oleh akal kita sendiri sebagai bahan pertimbangan, dan penasaran dalam diri untuk menelusuri sampai memperoleh hasil yang dapat memuaskan terlebih mengembangan pengetahuan pribadi, karena tidak seratus persen apa yang kita dapatkan di kampus, sekolah langsung diimput oleh semua akal…tapi salah satu pemacu tumbuh pemikiran untuk berbicara harus ada referensi lain sedangkan, mengajar adalah hal yang sangat dominan kita memindahkan pengetahuan, berbagi pengetahuan, mengajarkan apa yang kita ketahui, memamfaatkan pengetahuan kita, apalagi sebelum berangkat mengajar bagi guru-guru yang membaca, belajar untuk apa yang akan ia ajarkan di sekolah itu sangat mulia…terlebih ilmu pengetahuan Agama yang menuntun nilai-nilai pendidikan aqidah dan akhlak yang bersumber dalam Al-quran dan Hadits sebagai penanaman dasar bagi peserta didik..itu adalah pahala yang amat besar …dan selama mendahulukan niat dan keihklasan serta demi mengajarkan Agama Allah itu sungguh luar biasa bagi guru secara pribadi….sebagaimana yang dikatakan oleh Grt KH. Abunawas Bintang dalam suatu pertemuan..”bahwa wahai..anak-anakku semua belajarlah dari Alquran dan Hadist lalu ajarkanlah kepada anak-anak atau muridmu, karena itu adalah pekerjaan mulia…”dari pernyataan yang diungkapkan oleh Beliau itu adalah pesan yang didapat dari Guru-gurutta yang telah mendahului kita…..sampai Grt Abunawas menyampaikan kepada kita semua bagaimana kita belajar dan mengajar nantinya…

Memang ketika kita melihat secara selintas bahwa  guru tidaklah besar gajinya tapi coba kita lihat dan pertimbangkan ketika guru berhasil menjadikan murid-muridnya menjadi sukses, bagaimana kita melihat pengaruhnya, menjadikan murid-murid berahklak mulia, itu semua adalah jasa-jasa yang paling besar dan mulia di sisi Allah…yang kita ketahui adan mnantan presiden, mantan gubernur, bupati tapi tidak ada mantan guru karena jasa-jasa guru sudah membekas dalam seseorang terhadapa apa yang diajarkan kepada murid-muridnya sampai sukses…
Jadi orang salah ketika ia katakan dia adalah mantan guruku itu adalah keliru dan tidak bisa dibenarkan dengan kata lain pada hakikatnya adalah durhaka, karena satu kata pun yang diajarkan oleh seseorang itu adalah guru kita.
_@ Abd.Haris
 Al-Ma'hadul Aly Al-As'adiyah Sengkang.Wajo. COM
















AG.KH. Abunawas Bintang

NASEHAT GURUKU


 TEMPATKAN SESUATU PADA TEMPATNYA
  
Guru adalah pengalaman yang terbaik, guru adalah sosok yang wibawa, mulia, terhormat,serta guru adalah contoh terbaik sepanjang pendidikan.pada hakikatnya guru adalah sosok yang sederhana dan berpendidikan,berwawasan luas serta tempatnya untuk bertanya,..wahai anakku anda semua (Ma’had Aly) memang anda belum mengajar,dan anda ini semua adalah calon guru semua, menjadi seorang guru itu tidak begitu mudah yang sering terpikir pada sebagian orang yang hanya sekedar memberi ilmu saja, menjajar di kelas saja, tapi guru adalah tanggung jawab besar yang telah diamanahkan kepada kita pada hakikatnya, wahai anakku ketika belajar perhatikan dengan baik pelajaran yang telah disampaikan oleh guru-gurumu..fokuskan perhatian untuk lebih konsen agar guru-guru kalian juga merasa senang dalam membagi ilmu, karena ada juga anak suka bermain-main di dalam kelas padahal bukan pada tempatnya, suatu ketika Grt. Gani mengajar di MTs. Saat itu, studi yang ia ajarkan adalah Nahwu.. 
setelah waktu berjalan dan sekian ia jelaskan pada murid-muridnya Grt Gani pun memperhatikan semua murid-murid di dalam kelas saat itu, setelah ia menjelaskan semuanya..tibalah saatnya ia Tanya siswa tentang pelajaran yang barusan ia ajarkan..lalu Grt pun sengaja Tanya siswa yang ia anggap tidak perhatikkan pelajaran yang diterangkan Grt.setelah ditanya ia pun kaget dan berkata “Apa pung! Serentak pun temannya menertawakannya karena ia tidak memahami sesuatu dan memang ia tidak tahu, itulah anak yang tidak memperhatikan pelajarannnya..lalu Grt. Gani berkata” apa yang kamu kerjakan? Anak itu pun menjawab saya sedang berzikir pada Allah pung.. saat itu Grt pun terdiam sejenak.. dan tidak langsung memarahinya…dan memberitahukan kepada murid itu..wahai anakku..tempatkanlah sesuatu pada tempatnya,..saya sangat senang dengan zikir, dan saya tidak melarang kamu berzikir…tapi tempatkan pada temapatnya, ini waktu belajar, tempatnya untuk memperhatikan pelajaran, saya sayangkan pada kamu nak, saya menjelaskan lalu kamu tidak perhatikan, itu artinya kamu tidak mendapatkan sesuatu dari pelajaranku…sementara teman-temanmu menangkap apa yang saya sampaikan tapi kamu…???lainkali jangan lakukan itu lagi ya nak? Iya pung’ jawab anak itu...juga saya sampaikan kepada kamu nak’ orang yang hadir saja, memperhatikan pelajaran yang saya sampaikan itu tidak menjamin ia sudah memahami seluruhnya, apalagi kamu nak yang tidak memperhatikan pelajaran …jadi tampatkan pada tempatnya.
@Abd.Haris_Al-Ma'hadul Aly Al-As'adiyah Sengkang. Wajo. COM
AG.ABD.GANI P.BA.

Selasa, 25 Juni 2013

JENIS-JENIS HUKUM

Pernahkah anda berfikir mengapa sedikit orang saja yang meraih sukses besar, sementara banyak orang tidak mencapai apa-apa dalam hidupnya? Ternyata segelintir orang sukses itu, sebut saja Bill Gates, Warren Buffet, Donald Trumph, dll., tahu rahasia hukum-hukum kehidupan. Mereka mengerti bahwa setiap orang dipengaruhi oleh hukum kehidupan, karena itula
h mereka sering memperaktekkan hukum kehidupan itu sebagai bekal,,,
1. .Hukum tanggung jawab
Anda tidak bisa mengubah sesuatu yang bukan tanggung jawab anda.
Ketika melihat anak tetangga anda berperilaku buruk dan sangat nakal, apakah anda akan memarahi dan menghajarnya supaya anak tersebut menjadi baik? Tentu saja tidak mengapa? Karena anak itu bukan tanggung jawab anda, karena itu anda tidak mengubah perilakunya . Demikian juga hal yang sama berlaku dalam hidup kita soal meraih kesuksesan. Jika merasa bahwa gagal dan hidup yang menderita bukan tanggung jawab kita, maka kita tidak akan pernah terlibat dan mau mengubahnya. Ingat, tanggung jawab ada di tangan kita 100%. Bertanggung jawab membuat anda terlibat. Keterlibatan anda membuat anda sukses
2. Hukum kendali kendali ada di tangan anda ingatlah bahwa yang terutama bukan masalah yang terjadi pada diri kita, tapi bagaimana kita meresponi hal tersebut dengan benar. Selama kita tahu hukum ini, maka kita akan sadar bahwa ketika kita mengalami hal-hal yang buru, ita sadar bahwa kita bukanlah korban sebab hidup adalah pilihan. Masalah boleh terjadi dalam hidup kita, tapi kitalah yang memutuskan dan mengendalikan hidup kita apakah kita akan kalah dengan masalah itu. Ingatlah bahwa arah kapal tidak terkendalikan oleh angin yang menerpanya, tapi dikendalikan oleh kemudi yang ada pada kapal itu!
3. Hukum sebab akibat apa yang ditabur itu akan dituainnya apa yang anda tabur, itulah yang akan anda tuai. Anda menabur benih jagung, anda juga akan menuai jagung. Anda menabur kebaikan, anda menuai kebaikan. Anda menabut kerja keras akan menuai kesuksesan. Dimana anda meabut, disitulah anda menuai. Anda menabur di ladang, anda tidak mungkin menuai dilaut.kapan andamenabur, itu menentukan kapan anda menuai. Karena itu jangan pernah tunda-tunda lagi, segeralah menarburi hari ini, sebab, semakin cepat anda menabur maka semakin cepat juga anda akan menuai.
4. Hukum pikiran saya dapat mengendalikan dunia saya dengan mengendalikan pikiran saya. Segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah hasil dari pikiran manusia. Sebelum sesuatu ada di dunia, hal tersebut sudah tercipta atau ada di pikiran lebih dulu. Sebelum pesawat terbang tersebut sudah tercipta di benak pikiran Wright bersaudara. Itulah pikiran. Kita bisa mengendalikan dunia kita dengan mengendalikan pikiran kita. Mengapa? Pikiran menghasilkan tindakan,tindakan menghasilkan kebiasaan, kebiasaan menghasilkan sukses! Jika ingin berubah, maka yang pertama kali berubah haruslah pikiran kita lebih dahulu. Pikiran kita berubah, maka cara pandang kita akan berubah, maka dunia kita pasti akan berubah. 5.Hukum fokus anda tidak dapat memikirkan dua hal sekaligus, fokus satu hal Jhon Maxwell pernah berkata” jika kita berusaha mengejar dua kelinci sekaligus, maka kita justru akan kehilangan dua-duanya”fokuslah satu hal saja, itulah yang akan memunculkan sesuatu kekuatan yang luar biasa, seperti halnya sebuah cahaya yang difokuskan pada kaca pembesar bisa membakar sesuatu.
6.Hukum Keyakinan
Bagaimana anda memandang diri sendiri menentukan level kehidupan yang alami.
Apa yang anda percayai pasti terjadi, anda mempercayai hal positif, itu pasti terjadi.demikian juga sebaliknya, ketika anda mempercayai hal negatif, maka itu juga yang akan terjadi. Anda mempercayai hal-hal besar dalam diri anda, itulah yang terjadi. Sebaliknya, jikaanda mempercayai hal-hal kecil, itulah yang akan terjadi. Ingatlah bahwa cara anda memandang diri sendiri menentukan level kehidupan anda alami! Sebab itu milikilah keyakinan yang kuat bahwa anda adalah orang besaryang bermimpi besar, berjiwa besar, melakukan hal yang besar, dan menghasilkan kesuksesan besar.
7.Hukum pengharapan.
Apa yang anda harapkan dengan penuh kepercayaan akan menjadi kenyataan.
Apa yang anda harapkan, itulah yang akan anda terima. Ketika anda berharap nasib anda berubah, maka anda akan berusaha keras. Ketika anda berjuang untuk mengubah nasib anda, maka nasib anda benar-benar berubah. Sebab itu kebangkrutan terbesar yang dialami manusia bukanlah ketika kehilangan uang, pekerjaan, atau harta benda, tapi ketika ia kehilangan pengharapan! Hilang pengharapan berarti hilanglah semuanya.
8. Hukum sikap.
Anda memiliki kendali atas sikap anda dengan mengendalikan pengharapan anda.
Sikaplah yang menentukan apakah kita berhasil atau gagal. Karena itu jika hidup kita berubah, yang pertama kali perlu kita ubah adalah sikap atau attitude kita lebih dahulu. Jika kita memiliki sikap dan pikiran yang positif maka hidup kita akan mengarah kepada hal-hal yang positif dan pencapaian-pencapaian yang positif pula. Kegagalan kita memiliki kendali atas sikap membuat kita kehilangan kendali juga atas kehidupan kita. Hilangnya kendali atas hidup kita membuat kita tidak mencapai apa-apa.
9.Hukum Magnet
Anda akan menarik orang, gagasan dan sumber daya yang selaras dengan pikiran dan pengharapan kita dominan berkata”saya pasti sukses. Saya punya banyak teman.saya sangat sehat.”hal-hal itu juga yang akan terjadidalam hidup anda. Jika sebalinya anda berkata”saya tidak bisa. Saya tidak mampu. Ini sangat sulit. Itulah hal yang mustahil.” maka apa yang kita katakan itu juga akan kembali kepada kita. Apa yang paling dominan dalam pikiran, pengharapan, dan perkataan kita, itulah yang akan kembali kepada kita
10. Hukum Resiko.
Tidak ada upah dalam hidup ini tanpa resiko
Kita sering mendengat istilah populer no pain no gain, segala sesuatu mengandung resiko. Jika kita tidak berani mengambil resiko, maka kita juga tidak akan mendapat apa-apa. Jika kita takut melangkah, apakah kita bisa sampai di seberang jalan? Tentu saja tidak. Jika kita takut melangkah apakah nasib kita akan berubah, tentu saja tidak. Memang ketika kita melangkah selalu ada resiko yang menyertai, namun sesungguhnya hidup yang paling beresiko adalah ketika kita taku mengambil resiko sebab kita akan pernah mencapai apa-apa
11.Hukum memungkinkan
Jika anda semakin sering melakukan, maka kemungkinan anda untuk berhasil semakin besar.
Jika anda hanya sedikit melakukan maka kemungkinan anda untuk berhasil juga sangat sedikit. Brian Tracy berkata” jika anda hanya punya satu anak panah untuk dilempar ke sebuah dart boar(papan sasaran), lantas berapa kesempatan anda untuk mencapai sasaran? Cukup kecil, bukan? Jika saya memberi anda seratus anak panah untuk dilemparkan, meski anda seorang yang bodoh, maka dapat dipastikan paling tidak, lebih dari satu anak panah akan mengenai sasaranitu
12.Hukum Latihanl
Anda akan menjadi kuat dan bertambah ahli di bidang bila berlatih.
Orang-orang yang hebat tidak langsung ahli dengan tiba-tiba tapi mereka sudah menjalani serangkaian proses latihan yang panjang. Membentuk otot yang kuat tidak langsung dengan tiba-tiba, tapi perlu latihan beban setiap hari. Jika ingin sukses, pastikan kita mendisiplin diri dan berlatih keras setiap hari secara kontinyu sampai apa yang kita inginkan terwujud.
13. Hukum Pengertian.
Kita mengambil tindakan pada hal-hal yang kita mengerti saja . Jika saya memerintahkan anda untuk mengambil keechie-keechie. Tentu saja anda tidak akan berbuat apa-apa mendengar perintah itu. mengapa.? Karena anda tidak mengerti barang atau apakah arti keechie-keechie itu. Demikian juga halnya dengan hidup kita. Kita hanya mengambil tindakan pada hal-hal yang kita mengerti saja, sebab itu kita harus menjadi orang yang berwawasan, open minded, dan mengerti secara persis strateginya
@Abd.Haris
Al-Ma'hadul Aly Al-As'adiyah Sengkang.Wajo.COM

Senin, 24 Juni 2013

Kata-kata bijak

BELAJAR DARI KEHIDUPAN


"Jika seorang anak hidup dalam suasana penuh kritik, ia belajar untuk menyalahkan"
"Jika seorang anak belajar dalam permusuhan, ia belajar untuk berkelahi"
"Jika seorang anak hidup dalam ketakutan, ia belajar untuk gelisah"
"Jika seorang anak hidup dalam belas kasihan diri, ia belajar mudah memaafkan dirinya sendiri"
"Jika seorang anak hidup dalam ejekan, ia belajar untuk merasa malu"
"Jika seorang anak hidup dalam kecemburuan, ia belajar bagaimana iri hati"
"Jika seorang anak hidup dalam rasa malu, ia belajar untuk merasa bersalah"
"Jika seorang anak hidup dalam semangat jiwa besar, ia belajar untuk percaya diri"
"Jika seorang anak hidup dalam menghargai orang lain, belajar setia dan sabar"
"Jika seorang anak hidup dalam suasana rukun, ia belajar untuk mencintai dirinya sendiri"
"Jika seorang anak hidup dalam suasana adil, ia belajar akan kemurahan hati"
"Jika seorang anak hidup dalam rasa aman, ia belajar pecaya pada dirinya dan orang lain"
"Jika seorang anak hidupnya diterima apa adanya, ia belajar untuk mencintai"
"Jika seorang anak hidupnya dimengerti,ia belajar bahwa sangat baik untuk mempunyai untuk cita-cita"
" Jika seorang anak hidup dalam kejujuran dan sportivitas, ia belajar akan kebenaran dan keadilan"
"Jika seorang anak hidup dalam penuh persahabatan, ia belajar bahwa dunia ini merupakan suatu tempat yang indah untuk hidup"
"Jika kamu hidup dalam ketentraman, anak-anakmu akan hidup dalam ketenangan batin"
@Abd.Haris.
Al-Ma'hadul Aly Al-As'adiyah Sengkang.Wajo.COM