TEMPATKAN
SESUATU PADA TEMPATNYA
Guru adalah pengalaman yang terbaik, guru adalah sosok yang
wibawa, mulia, terhormat,serta guru adalah contoh terbaik sepanjang
pendidikan.pada hakikatnya guru adalah sosok yang sederhana dan
berpendidikan,berwawasan luas serta tempatnya untuk bertanya,..wahai anakku
anda semua (Ma’had Aly) memang anda belum mengajar,dan anda ini semua adalah
calon guru semua, menjadi seorang guru itu tidak begitu mudah yang sering
terpikir pada sebagian orang yang hanya sekedar memberi ilmu saja, menjajar di
kelas saja, tapi guru adalah tanggung jawab besar yang telah diamanahkan kepada
kita pada hakikatnya, wahai anakku ketika belajar perhatikan dengan baik
pelajaran yang telah disampaikan oleh guru-gurumu..fokuskan perhatian untuk
lebih konsen agar guru-guru kalian juga merasa senang dalam membagi ilmu,
karena ada juga anak suka bermain-main di dalam kelas padahal bukan pada
tempatnya, suatu ketika Grt. Gani mengajar di MTs. Saat itu, studi yang ia
ajarkan adalah Nahwu..
setelah waktu berjalan dan sekian ia jelaskan pada
murid-muridnya Grt Gani pun memperhatikan semua murid-murid di dalam kelas saat
itu, setelah ia menjelaskan semuanya..tibalah saatnya ia Tanya siswa tentang
pelajaran yang barusan ia ajarkan..lalu Grt pun sengaja Tanya siswa yang ia
anggap tidak perhatikkan pelajaran yang diterangkan Grt.setelah ditanya ia pun
kaget dan berkata “Apa pung! Serentak pun temannya menertawakannya karena ia
tidak memahami sesuatu dan memang ia tidak tahu, itulah anak yang tidak
memperhatikan pelajarannnya..lalu Grt. Gani berkata” apa yang kamu kerjakan?
Anak itu pun menjawab saya sedang berzikir pada Allah pung.. saat itu Grt pun
terdiam sejenak.. dan tidak langsung memarahinya…dan memberitahukan kepada
murid itu..wahai anakku..tempatkanlah sesuatu pada tempatnya,..saya sangat
senang dengan zikir, dan saya tidak melarang kamu berzikir…tapi tempatkan pada
temapatnya, ini waktu belajar, tempatnya untuk memperhatikan pelajaran, saya
sayangkan pada kamu nak, saya menjelaskan lalu kamu tidak perhatikan, itu
artinya kamu tidak mendapatkan sesuatu dari pelajaranku…sementara teman-temanmu
menangkap apa yang saya sampaikan tapi kamu…???lainkali jangan lakukan itu lagi
ya nak? Iya pung’ jawab anak itu...juga saya sampaikan kepada kamu nak’ orang
yang hadir saja, memperhatikan pelajaran yang saya sampaikan itu tidak menjamin
ia sudah memahami seluruhnya, apalagi kamu nak yang tidak memperhatikan
pelajaran …jadi tampatkan pada tempatnya.
@Abd.Haris_Al-Ma'hadul Aly Al-As'adiyah Sengkang. Wajo. COM
AG.ABD.GANI P.BA.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar